thanks for visiting,come back soon for more:)

Sabtu, 06 September 2014

Tugas Analisis Kesalahan Bahasa: Tataran Fonologi, Morfologi, Sintaksis

ANALISIS KESALAHAN BAHASA

A.     Analisis Kesalahan Bahasa Tataran Fonologi (Bungkus Makanan)

Penulisan bungkus makanan pada gambar di atas salah karena penulisannya menambahkan fonem tertentu pada kata mie sedaap seharusnya penulisan yang benar adalah mie sedap.

 
Penulisan bungkus makanan pada gambar di atas salah karena penulisannya menambahakan fonem tertentu pada kata sedaaap! seharusnya penulisan yang benar adalah sedap.
Penulisan bungkus makanan pada gambar di atas salah karena penulisannya menambahakan fonem tertentu pada kata rasa mantaap! Seharusnya penulisan yang benar adalah rasa mantap.
Penulisan bungkus makanan pada gambar di atas salah karena penulisan bahasa tersebut menambahakan fonem tertentu pada kata cap enaak seharusnya penulisan yang benar adalah cap enak.

Penulisan bungkus makanan pada gambar di atas salah karena penulisannya menambahakan fonem tertentu pada kata mie kriuuk seharusnya penulisan yang benar adalah mie kriuk.
Penulisan bungkus makanan pada gambar di atas salah karena penulisan bahasa tersebut menghilangkan fonem tertentu pada kata agarasa seharusnya penulisan yang benar adalah agar rasa.

Penulisan Bungkus makanan pada gambar di atas salah karena penulisannya menghilangkan fonem tertentu pada kata jelapis seharusnya penulisan kata yang benar adalah jel lapis.
Penulisan bungkus makanan pada gambar di atas salah karena penulisannya menambahakan fonem tertentu pada kata goreng ayam kremess seharusnya penulisan kata yang benar adalah goreng ayam kremes.
Penulisan bungkus makanan pada gambar di atas salah karena penulisannya menghilangkan fonem tertentu pada kata pizzabc seharusnya penulisan kata yang benar adalah  pizza abc.
Penulisan bungkus makanan pada gambar di atas salah karena pada penulisannya terdapat fonem vokal pada kata rame-rame seharusnya penulisan kata yang benar adalah ramai-ramai. Kesalahan berikutnya pada gambar di atas adalah penulisan renyah & lezzat yang terletak di bawah sebelah kiri, seharusnya penulisan kata yang benar adalah renyah & lezat.
Penulisan bungkus makanan pada gambar di atas salah karena penulisannya menambahakan fonem tertentu pada kata gery saluut seharusnya penulisan yang benar adalah gary salut.


B.     Analisis Kesalahan Bahasa Tataran Morfologi (Majalah Kartini)
1. Siapa yang akan cari biaya untuk mereka?
Analisis: Bentuk  yang dicetak miring di atas seharusnya dituliskan secara lengkap, yaitu dengan tidak menyingkat alomorf dari –mem. Bentuk yang benar adalah mencari. Perbaikan kalimat di atas adalah Siapa yang akan mencari biaya untuk mereka?

2. Saya langsung minta minum karena kehausan
Analisis: Bentuk  yang dicetak miring di atas seharusnya dituliskan secara lengkap, yaitu dengan tidak menyingkat alomorf dari –me. Bentuk yang benar adalah -me. Perbaikan kalimat di atas adalah Saya langsung meminta minum karena kehausan.

3. Pergerakan lempeng tersebut terpicu oleh panas inti bumi
            Analisis: Prefiks yang dicetak miring pada kalimat di atas salah. Prefiks di atas seharusnya diganti dengan -di. Perbaikan kalimat di atas adalah Pergerakan lempeng tersebut dipicu oleh panas inti bumi.

4. Dia sering telpon ke rumah ketika suami tidak di rumah
Analisis: Bentuk  yang dicetak miring di atas seharusnya dituliskan secara lengkap, yaitu dengan tidak menyingkat alomorf dari –me. Bentuk yang benar adalah -me. Perbaikan kalimat di atas adalah Dia sering menelpon ke rumah ketika suami tidak di rumah.


C.     Analisis Kesalahan Bahasa Tataran Sintaksis (Koran Republika)
1.      Meski begitu, perang tak lantas mematikan semangatnya untuk terus bergelut di lapangan hijau.
Analisis: Kata yang dicetak miring pada kalimat di atas salah. Kesalahan tersebut disebabkan oleh adanya pengaruh dari bahasa daerah. Kata di atas sebaiknya diganti dengan kata tidak. Perbaikan kalimat di atas adalah Meski begitu, perang tidak lantas mematikan semangatnya untuk terus bergelut di lapangan hijau.

2.      Hanya saja dia menekankan, mekanisme yang dipilih nantinya tidak dijadikan sebagai bahan trial dan eror.
Analisis: Kata yang dicetak miring pada kalimat di atas salah. Kesalahan tersebut disebabkan oleh istilah asing yang digunakan editor koran republika. Istilah trial dan eror seharusnya diganti menjadi coba-coba. Perbaikan kalimat di atas adalah Hanya saja dia menekankan, mekanisme yang dipilih nantinya tidak dijadikan sebagai bahan coba-coba.

3.      Sudah nggak perlu lagi, karena pasti jarang yang menggunakan di dalam bus.
Analisis: Kata yang dicetak miring pada kalimat di atas salah. Kesalahan tersebut disebabkan oleh adanya pengaruh dari bahasa daerah. Kata di atas sebaiknya diganti dengan kata tidak. Perbaikan kalimat di atas adalah Sudah tidak perlu lagi, karena pasti jarang yang menggunakan di dalam bus.

4.      Harga dari sana Rp87 rb, jadi kita jual Rp90 rb cuma ngambil Rp3000-an per kilonya.
Analisis: Kata yang dicetak miring pada kalimat di atas salah. Kesalahan tersebut disebabkan oleh adanya pengaruh dari bahasa daerah. Kata di atas sebaiknya diganti dengan kata hanya dan mengambil. Perbaikan kalimat di atas adalah Harga dari sana Rp87 rb, jadi kita jual Rp90 rb hanya mengambil Rp3000-an per kilonya.

5.      Surprise! Saya mendapati spanduk bertuliskan “Rumah Tahfidz Namira”.
Analisis: Kata yang dicetak miring pada kalimat di atas salah. Kesalahan tersebut disebabkan oleh istilah asing yang digunakan editor koran republika. Istilah suprise seharusnya diganti menjadi kejutan. Perbaikan kalimat di atas adalah Kejutan! Saya mendapati spanduk bertuliskan “Rumah Tahfidz Namira”.

6.      Dinamakan Namira, itu singkatan dari kakak-beradik yang saling bahu-membahu membuka usaha dan membuka rumah tahfidz.
Analisis: Pada kalimat di atas terdapat cara pengulangan kata sekaligus dengan pengulangan kata saling, maka akan terjadilah bentuk resiprokal yang salah. Perbaikan kalimat di atas adalah (1) Dinamakan Namira, itu singkatan dari kakak-beradik yang saling membahu membuka usaha dan membuka rumah tahfidz. (2) Dinamakan Namira, itu singkatan dari kakak-beradik yang bahu-membahu membuka usaha dan membuka rumah tahfidz.

Tidak ada komentar:

To Top Page Up Page Down To Bottom Auto Scroll Stop Scroll